Edukasi Pentingnya Penanganan Luka Bakar ringan Bersama Mebo Mederma

Banner acara

Sebagai seorang ibu, saya tak lepas dari aktivitas rutin di dapur. Mulai dari memasak, merebus air, dan aktivitas dapur lainnya. Nah, di dapur, pastinya saya pernah mengalami kejadian yang cukup membuat saya agak trauma dan menyesal. Iya, terkadang saya merasa kurang banget untuk update ilmu, terutama ilmu tentang perdapuran. Ada banyak hal yang belum saya pahami, termasuk bagaimana meminimalisir terjadinya luka bakar ringan sekaligus menanganinya jika sampai terjadi luka bakar pada diri kita.

Anak-anak juga seharusnya kita berikan edukasi terkait hal atau tempat yang memicu atau rawan terkena luka bakar. Misalkan di dapur. 
Berfoto dulu sebelum acara dimulai
credit: @yoannafayza

Turut meramaikan instagram competition, berfoto di boot Mebo Mederma yang seperti dapur beneran

Nah, kebetulan sekali, nih. Kemarin Sabtu tanggal 28 September 2019, saya menghadiri event yang diselenggarakan oleh Mebo Mederma Womens Community. Bertempat di hotel The Rich Jogja. Acara Talkshow bertema: Regret Comes Later: Meminimalisir terjadinya luka bakar ringan. Dengan nara sumber yang ahli di bidangnya. 

Acara ini pun dimeriahkan oleh beberapa komunitas diantaranya adalah komunitas Ibu Profesional dan para mom blogger serta ibu-ibu yang lain dari berbagai profesi. Acara dipandu oleh host yang penuh semangat. Pastinya audience jadi ikutan semangat, juga, dong.

Pemaparan dr Bayu


Tiba saatnya sharing session, bersama dua narasumber yaitu dr. Bayu  Suhartadi, Sp, BP-RE dan Ibu Hernita, S.Farm., Apt.  Wah, pastinya seru, ya. Ada hal yang saya ingat dari pemaparan beliau adalah bahwa Mencegah lebih baik daripada mengobati. Salah satunya adalah mencegah agar terhindar dari luka bakar. Karena dampaknya adalah seumur hidup. 

Apa itu Luka Bakar? Luka bakar adalah kerusakan pada kulit yang disebabkan oleh panas dan bisa sangat menyakitkan hingga mengakibatkan gejala seperti: Kulit memerah, kulit mengelupas, luka melepuh, kulit hangus, bahkan terjadi pembengkakan. Dan komplikasi yang diakibatkan luka bakar adalah timbulnya bekas luka, infeksi, dan kontaktur

Sebagai informasi kepada yang belum tahu bahwa prevalensi luka bakar di Indonesia berkisar 2,2 %. 69 % terjadi di rumah dan sebanyak 21,5% diakibatkan air panas dan minyak panas. Adapun jenis-jenis penyebab luka bakar adalah: Bisa terkena siraman air panas, cipratan minyak goreng panas, dan tersentuh dengan benda atau alat-alat yang panas. Seperti alat dapur. Mulai dari panci, wajan, sampai microwive. 

Dan saya baru paham bahwa proses penyembuhan luka bakar sangat tergantung dari PERTOLONGAN PERTAMA yang diberikan. Waktu krusialnya terletak pada 4 jam pertama sebelum bertambah parah dan terinfeksi. Duh, jadi teringat selama ini menangani luka bakar belum memenuhi standar. Pantas saja kalau recoverynya lama, bahkan kadang tambah parah. 

Adapun jika memang kita terkena luka bakar, ada penanganan untuk mencegah luka bakar makin parah, yaitu dengan langkah sebagai berikut: 
1. Segera lepas baju atau sesuatu yang menghalagi kulit yang terkena luka bakar
2. Secepatnya dudinginkan dengan air bersih suhu normal. Cari sumber air bersih terdekat tetapi jangan air dingin. Siram dengan air mengalir
3. Keringkan bagian yang terkena luka bakar
4. Berikan salep luka bakar pada luka. Oleskan secara tipis. Bisa juga dengan aloe vera
5. Nah, jika banyak dan muncul tanda kemerahan yang parah, periksa ke dokter ya. Jangan menunggu lama dan membiarkannya agar tidak infeksi. 

Kemudian strategi agar bisa meminimalisir terkena luka bakar adalah melakukan hal-hal berikut: Padamkan api, Lepaskan sumber panas, cooling, turunkan suhu. Jauhkan juga anak-anak yang belum mengerti dari benda-benda dan alat-alat yang berbahaya untuk mereka.

Mitos seputar luka bakar

Waduh, ada mitos segala. Apa ya mitosnya? Ternyata mitosnya adalah banyak sekali yang salah kaprah dalam menangani atau meminimalisir terkena luka bakar ringan. Yaitu, bisa menggunakan odol, minyak gosok, mentega atau bahkan garam. Dan saya termasuk yang percaya mitos tersebut. Duuh...

MEBO solusi luka bakar bagi keluarga

Saatnya kita mengenal Mebo, yuk. Pertama tentang informasi produk Mebo ini. Yang terdiri dari zat aktif : Coptidis rhizoma, Phellodendri chiinensis, scutellariae radix, sesame oli, beeswax. Yang mempunyai indikasi untuk mengobati luka bakar, luka jatuh dan luka lecet. 

Perbedaan Mebo dengan salep lainnya, pastinya mebo mengandung bahan alami. non antibiotik, lebih lembab tidak kering, meminimalisir bekas luka dan sakit, sangat efektif untuk mengatasi luka bakar. Dan pastinya rekomendasi dari dokter di Indonesia. 

Mederma

Kemudian mengulas tentang produk mederma yang kegunaannya adalah untuk membantu menyamarkan bekas luka dalam delapan minggu, akibat luka bakar ringan. Kerjanya adalah meresap, memperbaiki dan menyamarkan bekas luka. Wah ini cocok dengan saya karena masih banyak bekas luka bakar ringan yang kentara. Mederma diberikan pada luka yang sudah menutup dan berfungsi untuk mengurangi produksi keloid.  

Produk mebo dan mederma

Oya acara ini juga dilengkapi dengan cooking demo sekaligus dipaparkan tentang penanganan meminimalisir luka bakar ringan, terlebih di dapur. Bersama chef Rahmat, para ibu dibuat takjub karena ada beberapa hal yang sebelumnya tidak dimengerti. Adapun tips dari chef Rahmat ketika berada di dapur, pastikan kita memahami fungsinya dan bagaimana menggunakannya. Contoh, letak kompor yang minimal sama rata dengan pinggang, di dapur ada ventilasi udara, harus sedia lampin yang sebaiknya terbuat dari bahan handuk. Kemudian memotong dengan benar, menggoreng dengan benar, membuka tutup panci dalam kondisi panas mendidih, dan meletakan makanan di dalam microwave dengan baik dan benar.



Wah luar biasa ilmunya. Hal-hal sepele yang sebelumnya tidak paham, sekarang menjadi lebih paham. Dan pastinya sikap berhati-hati dan mencegah agar tidak terkena hal-hal yang menyebabkan luka bakar ringan. Jangan lupa selalu sediakan mebo dan mederma di kotak obat atau P3K di rumah ya. 
.
Ingin mengetahui informasi lebih detail tentang mebo dan mederma? Cus langsung ke websitenya www.medermacombhipar.com dan juga sosial medianya.
@mebo_combhipar @mederma.id
#mebocombhipar
#medermacombhipar
#Mebomedermawomenscommunity
#combhipar
#yogyakarta

Foto bersama mom blogger sebelum acara
credit: @yoannafayza



No comments

Terimakasih sudah membaca, Jika berkenan, Silakan beri komentar....:-)