Monday, 24 March 2014

Pondok Mertua Indah

Monday, 24 March 2014
Credit: Gramedia Pustaka Utama


Alhamdulilah, buku solo pertama saya telah terbit. Setelah menunggu kurang lebih satu tahun sejak awal penulisannya. Semoga karya ini bermanfaat bagi semua khususnya pembaca yang sedang bermasalah dengan mertuanya. dan, semoga karya ini bukan karya yang terakhir. Aamiin.


Judul: Pondok Mertua Indah:
Penulis: Nunung Nurlaela
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Ukuran : 13.5 x 20 cm
Tebal : 150 halaman
Harga : Rp. 40.000,-
Cover : Softcover
ISBN : 978-602-03-0200-3

Sinopsis:
Bagi pasangan yang sudah menikah, hubungan mertua-menantu merupakan hal yang kadang membuat resah. Hal ini semakin pelik karena ada generalisasi bahwa mertua identik dengan “tukang kritik” atau “pengatur”, sementara menantu itu “orang luar” yang “tidak cukup baik”.
Lalu, apa jadinya jika kedua pihak ini hidup bersama di bawah satu atap? Apakah mungkin tercipta kehidupan yang aman, nyaman, sehat fisik maupun jiwa?
Diberi judul sesuai sebutan untuk rumah mertua, Pondok Mertua Indah membantu Anda:
- merebut hati mertua;
- beradaptasi di rumah mertua;
- meluruskan niat tinggal bersama mertua;
- mengenali faktor pemicu konflik mertua-menantu;
- berbesar hati menghadapi mertua yang tidak sepenuhnya merestui Anda, berbeda keyakinan, selalu memanjakan pasangan, pilih kasih, egoistis, bersikap kepo, atau sering mengomel;
- mengatasi kondisi kurang mengenakkan saat berbeda pendapat dengan mertua, berkonfl ik dengan anggota keluarga lain, sakit, atau disinggung soal uang.
Disajikan dengan ilustrasi sudut pandang menantu laki-laki maupun perempuan, buku ini serupa sahabat: memahami situasi Anda dan memberikan solusi terbaik. Hidup selaras dengan mertua bukan sebatas impian!

Endorsment:
"MasyaAllah, urusan Mantu-Mertua termasuk hal paling banyak ditanyakan kepada saya karena memang pelik hubungannya. Sampai-sampai saya pernah berniat menulis buku dengan tema pembahasannya. Sampai saya membaca buku ini dan saya mengurungkan niat saya karena bahasan mbak Nunung yang asyik, lengkap, tak menggurui namun tetap bernilai dan memberi solusi"
(Felix Y. Siauw | Penulis "Udah Putusin Aja!")

”Membaca buku ini sungguh membuka mata saya, betapa keikhlasan perlu kita tumbuhkan di samping niat baik mengawali sebuah pernikahan. Tinggal di PMI (Pondok Mertua Indah), mengapa tidak? Jika memang diniatkan untuk ibadah, berkumpul, dan merawat ‘hati’ mertua, sangatlah membahagiakan. Selain memberi inspirasi, Mbak Nunung mampu meraciknya dalam sebuah naskah segar dan nyaman untuk dibaca.”
—Afi n Murtie; Ibu rumah tangga, penulis buku, serta pengajar kelas parenting dan marital sharing di Komunitas IIDN

”Bermanfaat bagi siapa pun yang ingin memahami ataupun sedang mengalami kehidupan serumah dengan mertua. Mencerahkan.”
—Ria Fariana; Penulis dan editor

”Mertua dan menantu memiliki hubungan yang istimewa, sekaligus rumit. Ketika keduanya berada di bawah satu atap, ada banyak ‘ujian rasa’ yang harus dijalani. Buku ini menyuguhkan beragam tip praktis menghadapi sikap mertua, membantu mendetoks pikiran, dan berdamai dengan ketidaksempurnaan sosok mertua. Biar bagaimanapun, mertua adalah orang tua pasangan kita, bagian dari jati diri kita."
—Haya Aliya Zaki; Penulis, editor, dan blogger

Credit: Gramedia Pustaka Utama

24 comments:

  1. Selamat yaaa akhirnya "melahirkan" :D
    keren nih endorsenya ada ust. felix ^_^

    ReplyDelete
  2. Aamiin...makasih, Mak...hihi, iya ini anak pertamaku...:D

    Btw, iya ini beruntung banget beliau merespon dan kasih endors...:-)

    ReplyDelete
  3. sebenernya banyak banget yang masih pengen aku tanyain ke mbak Nunung seputar buku ini (selain lewat inbox fb dan sms :) ), terutama tentang proses pembuatannya, tapi sambil jalan aja deh. hihihi... ntar malah mupeng tapi akunya nggak action-action *p e m a l a s :D

    btw, sekali lagi selamat ya Mbak.. barakallah.. semoga bukunya laris manis dan menebar manfaat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi...iya mak, insya Allah saya share tentang behind the scene nya...*halah...

      makasih juga ya mak atas doa dan apresiasinya...semoga dirimu segera punya buku solo, Aamiin...

      Delete
  4. hihi penasaran mak.walopun saya sekarang tdk tinggal di PMI lagi (pernah selama kurang dr 1 tahun awal pernikahan), tp mertua merupakan bagian besar dr rumah saya sekarang krn mereka yang saya" titipi" ank-anak selama sy bekerja di luar. Kendali Ibu mertua sy sangat besar bg berjalannya roda keseharian di rumah, saya lebih banyak emngalah dan menurut saja #mencariaman. Krn sy sadar betul butuh mereka utk mengawasi anak-anak di rumah. ehhh kok malah curcol yaa, intinya saya penasaran, krn meskipun sy dinilai oleh keluarga besar saya, sbg salah satu yg punya hubungan harmonis dengan mertua (alhamdulillah, rejeki sy punya mertua mereka hehe)... tp soal gesekan "hati" tetep susah-susah gampang... insyaAllah dicari ah bukunya
    sukses maak

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he iya mbak, gpp curcol, yang panjang juga boleh. saya senang sekali, karena bisa belajar dari teman dan orang lain yang pernah serumah dengan mertua. pasti ada suka duka yang melanda. ada banyak cerita tentunya.

      btw, asyiik...makasih ya mbak, salam kenal...:-) kalau sudah baca, ditunggu resensi atau reviewnya...:-)

      Delete
  5. Mak, aku juga sudah setahun ini tinggal dengan mertua yang tinggal ibu aja. Karena jarang ketemu dan sekali ketemu cuma sebulan itupun dipotong jalan-jalan jadi asik aasik aja mak heheehe mertuaku baik soalnya

    ReplyDelete
  6. lupa, satu lagi walaupun baik2 aja aku juga mau bukunya supaya aku gak salah langkah dan gak menyakitinya sementara aku gak tahu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulilah mak. senang pastinya punya mertua yang baik. bersyukur ya mak...insya Allah pahala menanti jika kita ikhlas.

      *saya masih simpan satu, mak. pesananmu kan? ntr colek aja klo dah mudik.

      Delete
  7. Mak, bagus bukunya. Sepertinya harus jadi buku wajib bagi setiap menantu yang masih seatap sama mertua:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he...mak Erlina bisa aja. gak wajib juga sih..cuman bisa kasih sedikit gambaran gitu...

      makasih ya mak, dah mampir...:-)

      Delete
  8. maakkkkk selamaaatt... senengnya karyanya terbit dan bisa bermanfaat :-)

    ReplyDelete
  9. Selamat ya maak :)
    duh aku kok jadi kangen sama almarhumah mamah mertua, dulu pernah numpang selama 3 bulan doang :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih maak...

      duh, maaf mak jadi ngingetin...walau 3 bulan, pastinya meninggalkan sejuta kenangan kan mak? :-)

      Delete
  10. Selamat ya maak... ini buku sangat bermanfaat sekaliiih. Dapet pahala lho Mak bisa bantuin org2 yg galau gegara mertua. wikikikikikkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he, iya mak, Aamiin...makasih ya...semoga mak gak lagi galau ya...#eh...:D

      salam kenal...:-)

      Delete
  11. wahhh selamat..... bukunya bermanfaat sekali mbaaak..... keren nih bukunya buat persiapan dan jaga-jaga xixixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi, makasih ya mak...btw, hayuk ah dibeli...:-)

      salam kenal...:-)

      Delete
    2. iyaaa mak, kemarin sudah intip di toko buku, siap bungkus :)
      salam kenal juga maak

      Delete
  12. buku bagus buat bekal kalo suatu hari nanti punya mertua, :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup, semoga segera ya...terimakasih, dah mampir...^_^

      Delete

Terimakasih sudah membaca, Jika berkenan, Silakan beri komentar....:-)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...