Sunday, 22 December 2013

"Ibu, Cinta Tanpa Akhir"

Sunday, 22 December 2013

KEB


Ibu,

Engkau selalu menyeruak dalam tangisku

Engkau selalu menari dalam bahagiaku

Engkau selalu terpatri dalam duniaku


Ibu,

Bila detak nafas ini tak lagi bergemuruh akan kehangatanmu

Bila ayun langkah kaki ini tak lagi tergopoh mendengar panggilanmu

Bila waktu ini tak berusaha luangkan untuk berada di dekatmu

Bila doa-doa dalam salatku tak lagi menyebut namamu



Tegurlah aku

Ingatkanlah aku

Maafkanlah aku


Biarkan aku bersimpuh dalam pelukanmu

Biarkan aku bercerita tentang haru biruku

Yang pasti hanya satu,

Aku tak pernah melupakanmu


Terimakasih, Bu

atas ikhlasmu mengandungku, menyusui dan menimangku

atas waktu, peluh dan kasih yang tak bertepi untukku

atas doa dan air matamu di penghujung malammu

atas semua untaian jemari kasarmu membelaiku



Aku tak bisa lupa, Bu

Karena bagiku kau adalah ibu yang penuh cinta

Cinta tanpa akhir






2 comments:

  1. Puisinya menyentuuh hiks..

    Selamat hari ibu ya

    ReplyDelete
  2. hihi...ini puisi spontanitas mak, dan sangat biasa...gpp lah yang penting turut serta...

    btw, sama2 mak cantik...makasih ya dah mampir...:-)

    ReplyDelete

Terimakasih sudah membaca, Jika berkenan, Silakan beri komentar....:-)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...