Monday, 1 April 2013

Prompt #8: Kendi Antik

Monday, 1 April 2013
Credit



“Hey, siapa kamu!?”

Teriak Voni yang baru turun dari tangga lantai atas rumahnya. Ia terheran melihat bocah laki-laki yang sudah berada di ruang tamunya.

Anak laki-laki itu cuek, ia terus melihat-lihat isi ruang tamu yang cukup megah itu.

“Hey, kamu siapa? Ditanya kok diam saja? Bisu ya? Hmm…jangan-jangan…”

“Bik Mar! kesini cepat! ini bocah darimana seenaknya saja masuk kerumah orang! Anak yang tinggal dekat komplek mungkin ya?’ Voni berkata sendiri.

“Hey, jangan sentuh kendi itu!” Voni panik ketika bocah laki-laki itu hendak memegang kendi antik dan cantik yang ada di atas meja kecil yang cukup tinggi.

Braak!

Terlambat, kendi itu terjatuh dan pecah saat bocah itu berusaha mengambilnya.

“Oh tidaaak kendiku huhu…bocah sialan, ini kendi mahal dari China tahu!?”

Bocah gak tau diri, keluar kamu!” Voni pun dengan reflek menyeret tangan bocah itu.

“Aduh lepaskan, sakit tante, sakit.” Bocah itu meringis.

Ketika di depan pintu…

Mata Voni terbelalak, dia mendadak gugup, dan melepaskan tangan bocah itu. “Eh sayang, sudah lama datangnya Ron?”

“Hmm…cukup sudah Von, hubungan kita berakhir di sini. Kejadian tadi sudah menjawab semuanya. Cintamu palsu! Aku paling benci melihat wanita yang kasar, apalagi dengan anak kecil.”

“Ta ta pi dia…” Voni mencoba menjelaskan.

“Dengan alasan apapun!” suara Roni meninggi.

“Btw, dia keponakanku. Oke Von, selamat tinggal. Ini sebagai ganti kendimu itu.”

 Roni melempar beberapa lembar uang kertas merah ke meja.

“Sayang, tunggu penjelasanku dulu…” Voni berusaha mengejar Roni.

“Jangan hubungi aku lagi.” Roni tancap gas mobilnya dan pergi dengan rasa kesalnya.

“Roni!”

Voni terduduk lemas. “ Sial, gara-gara bocah itu!”

“Bik Mar!!!! dasar pembantu sialan!” Voni berjalan masuk dan membanting pintu.

Sementara itu di luar pagar. Wanita paruh baya menatap ke arah rumah mewah itu. Tatapannya sedih dan menetaskan air mata. " Maaf saya tidak bisa menjaganya Tuan...“
Dia teringat dengan almarhum majikannya yang dulu menitipkan Voni kepadanya.

"Maafkan Non, bibik harus pergi. Bibik dah gak kuat dengan perlakuan Non…”

 
*312 kata

Belajar FF di MFF




30 comments:

  1. duhhh, ketahuan deh.... hancur deh.... hehhehe...
    bagus mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. he2..iya mbak, ketauan tabiat aslinya, kasar n suka marah2...makasih mbak dah mampir...:-)

      Delete
  2. lha... malah putus
    si kendi penyebabnya #eh

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi bukan kendi mbak, emang karena watak aslinya, ketauan...:-)

      Delete
  3. rasanya kok kurang greget konfliknya, ya?
    masa cuma karena nyeret anak2 dibilang kasar? mungkin lebih baik kalau ditempeleng :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya. kurang kuat untuk jadi alasan putus. eh tapi ntah ding, mungkin si cowok emang lagi cari2 alasan :D

      Delete
    2. mungkin alasan putus krn cemburu sama kendi.. #loh malah dibahas

      Delete
    3. hihihi, iya ya? hmm...tapi itu anak kecil diseret n ditarik gitu depan om nya ya, tetap kejam lah Mas, btw, ok masukannya...:-)

      Delete
    4. mbak latree n mbak Sari: hihi, dia gak mau dengan wanita kasar mbak...itu dah kuat buat putus he2.

      Delete
  4. Kendi hancur,putus cinta juga. Makanya jangan kasar2 Von.. :)

    ReplyDelete
  5. Si Voni itu suka kasar sama orang2 ya.. ckckck..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa....dari kecil udah begitu karena kurang kasih sayang...

      Delete
  6. ga apa2 masih banyak cowok diluar sana :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ealah...ini malah belain Voni...hihihi

      Delete
  7. Replies
    1. hihihi, iya mak, makasih masukannya...

      Delete
  8. Terakhirnya, si bik Mar, enggak kuat? apa pernah dikasarin ma voni juga? *teplaaak

    ReplyDelete
    Replies
    1. ho oh mak...dari dulu n tiap hari....

      Delete
  9. komenku sama dengan komen2 di atas :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. komen yang mana mak? beda2 kan koment nya hihihi...

      Delete
  10. Kendinya cantik *lospokus*

    *aaah, kayaknya saya sedang jatuh cinta*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi, waduh jatuh cinta dengan kendinya ya mbak? *plaak...:D

      Delete
  11. Hmm, ceritanya bisa aku resapi Mbak, karena aku juga punya temen yang maaf, kasar. Dan gak enak banget deket2 orang kayak gitu :( akhirnya apa? semua ninggalin dia, mungkin kendinya juga seneng akhirnya pecah *loh :D

    ReplyDelete
  12. Loh, yg muncul suami saya, maaf ini saya yg asli :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. he..he iya mbak...aku juga sering keceplosan pake akun suami...btw, iya betul orang yang kayak gitu, rata2 dikit banget temannya. makasih ya mbak dah mampir...

      Delete
  13. mbak nunung, udah kayak di sinetron aja ceritanya. tapi keren lho. wah, ngga bisa pasang name n url aja ya mbak...

    ini Liza, http://liza-fathia.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. he..he iya ni, maaf kelewat, baru sempat balas...makasih ya dah mmapir...ini ceritanya lagi belajaf FF...:-)

      Delete
  14. Ya .... pergi saja Bik .... :|

    Keren ceritanya mbak Nunung :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. he..he iya akhirnya si Bibi pergi...
      btw, makasih mbak dah mampir...:-)

      Delete

Terimakasih sudah membaca, Jika berkenan, Silakan beri komentar....:-)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...