Tuesday, 9 April 2013

Cerita di Balik Noda: Bukan Buku Biasa

Tuesday, 9 April 2013
 
Gambar diambil dari sini



ULAS BUKU

Judul buku : Cerita Di Balik Noda
Penulis : Fira Basuki

Penerbit :KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Bekerja Sama dengan Rinso Indonesia, PT Unilever

Cetakan : Pertama, Januari 2013

Jumlah halaman : xii + 235 halaman

Tebal buku : 13,5 x 20 cm

ISBN : 978-979-91-0525-7

Harga : Rp 40.000,-

Kategori : Fiksi


Latar Belakang

            Buku Cerita di Balik Noda berawal dari cerita yang ditulis oleh para peserta lomba menulis bertema: “Berani Kotor itu Baik” yang diadakan oleh Rinso Indonesia melalui Facebook. Kemudian Fira Basuki, sang penulis terkenal dan telah melahirkan banyak karya, diminta untuk mengembangkan cerita-cerita tersebut. Ia sangat tertantang untuk mengembangkan cerita-cerita hebat ini ke dalam sebuah buku.  Baginya, Noda adalah sesuatu yang biasa dan lekat dalam kesehariannya sebagai ibu dari dua anak perempuan. Seperti yang ia ungkapkan dalam pendahuluan buku ini bahwa: “Mengerjakan buku ini membuat saya paham bahwa hidup semakin kaya ketika kita bersentuhan dengan “noda”. Ya, hidup itu seperti baju kotor. Ketika noda dihilangkan dengan mencucinya bersih-bersih, kita ibarat telah memasuki hidup baru, masa depan baru, dan harapan baru. Selalu ada hikmah di dalam sepercik “noda”
 
           Fira Basuki kemudian merangkai dan menuliskannya kembali dengan cantik, sebanyak 38 kisah inspirasi yang rata-rata ditulis oleh para ibu tersebut dan tetap mempertahankan gaya tulisan aslinya. Ia pun turut menyumbangkan 4 cerita yang ia dapatkan dari pengalaman serta beberapa inspirasi dari lingkungan sekitarnya.

           Rinso Indonesia bekerjasama dengan Kepustakaan Populer Gramedia (KPG), telah menerbitkan buku ini dengan manis. Bersampulkan warna putih dan bergambar cipratan tanah, yang sederhana dan menarik serta sarat akan makna. Buku yang berisi tentang 42 kisah inspirasi jiwa ini bertujuan untuk memberikan gambaran bahwa berani kotor itu baik. Setiap noda yang tercipta, pasti mempunyai hikmah dibaliknya. Hikmah yang terkadang tak terpikirkan sebelumnya. Setelah membaca buku ini, diharapkan kepada semua orang tua, terutama para ibu di Indonesia, agar tidak takut kotor dan lebih bijak dalam menyikapi setiap noda yang ada, karena sesungguhnya: Berani kotor itu baik. Dan ada Hikmah di Balik Noda.


Deskripsi Isi Buku


              Sebelum daftar isi, buku ini dibuka dengan sebuah kalimat persembahan yaitu: Untuk Para Ibu di Indonesia. Berani Kotor itu Baik.
Buku ini terdiri dari beberapa bagian:

              Bagian pertama berisi tentang dibalik "Cerita di Balik Noda" Berisi tentang sedikit seluk beluk dibuatnya buku ini dari sang penulis, yaitu Fira Basuki.

              Bagian kedua adalah isi cerita yaitu 42 kisah inspirasi jiwa, adapun judulnya sebagai berikut: Bos Galak (hal: 1), Hidup Baru Danu (hal:8), Di Antara Sampah (hal:13), Foto (hal: 17), Dua Malaikat (hal: 23), Celengan (hal: 29), Tulisan di Kin Sprei (hal: 33), Nasi Bungkus Cinta (hal: 38), Seribu Cinta (hal: 44), Untuk Papa (hal: 49), Sarung Ayah (hal: 55), Perban Nenek (63), Siluman Tikus (hal:67), Untuk Bu Guru (hal:72), Pohon Kenangan (hal: 72), Kado Ulang Tahun (hal: 83), Tak Jadi (hal: 90), Like Father Like Son (hal: 97), Rayhan’s Pet Society (hal: 101), Koki Cilik (hal: 106), 100 Hari Menanti (hal: 112), Baju Boneka (hal: 115), Batik Kreasi Ivan (hal: 122), Boneka Beruang Zidan (hal: 127), Harta Sebenarnya (hal; 132), Imlek Buat Lela (hal: 141), Kaki (Harus) Kotor (hal:147), Kucing dan Rezeki (hal: 151), Master Piece (hal: 157), Penangkap Ikan Cupang (hal: 161), Surat Untuk Bunda (hal: 166), Agi Tidak Pelit (hal: 173), Baju Kreatif (hal: 179), Demi Sekantong Beras (hal: 183), Di Balik Musibah (hal: 189), Garuda di Dada Kiriku (hal: 194), Lipstik Bunda (hal: 199), Mobil-mobilan Si Panjul (hal: 204), Sebelum Menyesal (hal: 208), Sepatu Si Kembar (hal: 214), Si Kaya dan Si Miskin (hal:221), Teman Sejati (hal:227).

              Bagian Terakhir, yaitu Tentang Penulis. Tentang profil singkat penulis yaitu Fira Basuki. Buku ini ditutup dengan pesan dari Rinso Indonesia untuk para ibu Indonesia.


Kelebihan dan kekurangan buku


              Setiap karya pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan, demikian pula dengan buku ini. Adapun kelebihan dan kekurangan buku ini sebagai berikut:

Kelebihan:

1. Judul yang menarik dan membuat bertanya atau membuat penasaran.
2. Tema yang menarik dan langka

              Buku ini tergolong buku yang langka dan juga buku yang laris dipasaran karena memiliki tema yang unik dan menarik. Membuat kening berkernyit. “Kok bisa kotor itu baik?” Ada hal baru atau temuan yang luar biasa pada buku ini. Yaitu buku yang khas dan lain dari yang lain. Kisah inspirasi jiwa yang bertemakan noda. Buku Cerita di Balik Noda ini memiliki tema yang langka. Tema yang mungkin satu-satunya ditulis dalam cerita dan dibukukan. Cerita yang tidak terkesan tentang aktivitas mencuci baju kotor dan hal yang terkait dengannya. Namun, lebih kepada pembelajaran, hikmah dalam setiap kejadian dan hal-hal bijak yang terjadi dan dilupakan oleh kebanyakan orang.

3. Sampul dan gambar yang eye catching dan menarik, simple dan penuh makna.

4. Cerita-ceritanya inspiratif dan mewakili kondisi para orang tua khususnya para ibu dengan anak-anaknya. Pembaca pun bisa memilih judul cerita mana yang ingin  dibaca terlebih dahulu.

5. Bahasa yang ringan, mengalir dan mudah dimengerti semua kalangan.

6. Diksi untuk judul ceritanya sangat tepat dan menarik

7. Ada hal-hal penting dan menarik dalam isi cerita pada buku ini, yaitu:

  a. Adanya edukasi, seperti pada cerita: Di Antara Sampah, cerita ini penuh pembelajaran. Seperti pada kalimat pembukanya, yaitu: “Kita harus berani tanggung jawab atas segala tindakan kita.” Menceritakan seorang Innez, di usianya yang masih reatif kecil sudah bisa bertanggung jawab dan membantu menyelesaikan masalah orang yang telah dia rugikan. Betul, mengajarkan tanggung jawab kepada anak sejak dini, sangat penting untuk masa depan mereka. Melatih agar peka dan mempunyai jiwa tolong menolong terhadap sesama.

b. Adanya Hikmah, yaitu hikmah yang bisa dipetik dari setiap noda. Seperti pada cerita Seribu Cinta. Edo yang begitu baik, rela bajunya kotor terkena noda karena berusaha melindungi temannya dari cipratan genangan air akibat dilindas roda mobil. Sebagai orang tua khususnya ibu, harus bijak dan tidak memarahi anak jika baju atau tubuhnya kotor terkena noda. Cerita yang berjudul Perban Nenek, cerita yang menggugah, mengajarkan arti kasih sayang dan bakti pada orang tua. Kasih sayang dan semangat Khirani, sang cucu kepada neneknya yang sedang sakit dan tak bersemangat.

c. Adanya pesan. Semua cerita dalam buku ini mengandung pesan moral yang sama sekali tidak menggurui. Pesan yang sangat membekas dan baik pada setiap ceritanya. Seperti pada cerita Tulisan di Kain Sprei. Pesannya untuk tidak menghina dan meremehkan kondisi fisik atau penampilan luar seseorang. Cerita Kucing dan Rezeki, pesannya untuk menyayangi dan memperlakukan hewan dengan baik, apalagi hewan itu adalah hewan peliharaan. Seperti dalam cerita ini adalah kucing. Dalam agama pun mengajarkan demikian.

8. Buku Cerita di Balik Noda, adalah bukan buku biasa, karena buku fiksi yang berisi cerita yang tak biasa pula. Cerita yang diangkat dari kisah nyata. Yaitu cerita tentang di balik noda. Setiap noda yang tertoreh, pasti ada hikmah dibaliknya.


kekurangan:
           Setelah membaca seluruh buku ini, saya tidak menemukan kekurangan dalam hal cerita. Namun, pada editing, masih ada beberapa penulisan yang salah ketik. Contoh: pada cerita Dua Malaikat, harusnya “Buya Bohong!” tapi tertulis “Buaya Bohong!” dan pada cerita Sarung Ayah, dibingungkan dengan nama sang anak, pada awal cerita menyebut Dewi, tapi seterusnya menyebut Wulan. Namun masih bisa dimengerti jalan ceritanya oleh pembaca.


Kontribusi Bagi Masyarakat

             Buku ini mempunyai kontribusi yang positif bagi masyarakat khususnya keluarga, yaitu orang tua terutama para ibu. Sangat membantu mereka dalam hal menyikapi noda yang melekat pada anak, dan juga agar bisa bersikap bijak mengambil hikmah dari setiap kejadian dalam hidup. Masyarakat menjadi tahu bahwa berani kotor itu baik.

              Noda adalah sesuatu yang kotor dan patut dihindari oleh kita. Sesuatu yang kotor itu biasanya identik dengan kuman dan juga penyakit. Itulah pemikiran yang ada pada benak kebanyakan orang khususnya para ibu. Jadi, jangan sampai atau sebisa mungkin kita harus berhati-hati dan menghindari sesuatu yang kotor agar tidak terkena noda, baik pakaian ataupun tubuh kita.

              Namun, dalam cerita ini lebih menjadikan orang sadar dan terbuka pemikirannya bahwa tak selamanya kotor dan lekat dengan noda itu buruk. “Berani kotor itu baik” Sebuah slogan yang sangat terkenal dan berhasil membukakan pikiran kepada ibu khususnya bahwa ketika seorang anak terkena noda pakaiannya atau kotor seluruh tubuhnya, jangan lekas panik. Tenang, dan hadapilah, serta tanyakan alasan kepadanya dengan bijak. Karena, kejadian yang dia alami pasti akan ada hikmah dan pembelajaran baginya dan juga bagi semua.

              Begitupun sebaliknya, para ibu tidak memperlakukan secara berlebihan terhadap anaknya, dalam hal menghindari noda sampai-sampai mematikan dan mencegah buah hatinya untuk berkreasi dan melangkah lebih maju serta mengembangkan bakatnya. Buku ini memberikan gambaran tentang hal-hal penting dalam hidup, mengajarkan kepedulian, kasih sayang dan tanggung jawab baik pada keluarga, sesama makhluk, lingkungan, dan alam sekitar.

Komentar


            Komentar saya mengenai buku ini sebagai berikut. Buku ini memberikan nuansa baru bagi saya khususnya tentang noda. Selama ini saya cenderung cerewet dengan urusan noda. Saya selalu berteriak dan melarang anak-anak saya: “Jangan main tanah! jangan main pasir!” Ya, karena jika saya membiarkan anak-anak saya bermain tanah atau pasir di halaman rumah. Jelas, anak saya akan kotor baik baju dan juga badannya dan bisa terkena penyakit. Itu pikiran yang ada dalam benak saya. Membaca buku ini saya tertunduk malu, dan juga mulai membenahi kekeliruan saya dalam menyikapi noda. Mencoba lebih bijak dengan keinginan anak-anak bermain tanah atau pasir. Toh Noda itu bisa saya cuci dan bisa menjadi bersih lagi.

           Harapan saya, buku ini akan ada kelanjutanya. Seri ke dua dan seterusnya, dengan cerita-cerita yang lebih menarik lagi tentunya. Tetaplah memberi inspirasi bagi para ibu dengan buah hatinya. Bagi yang belum pernah membaca buku ini dan ingin membacanya, Selamat membaca ya, saya yakin Anda akan mendapat hikmah dan pelajaran yang sangat berharga. Karena, buku Cerita di Balik Noda ini adalah bukan buku biasa.



 Tulisan ini disertakan dalam lomba Ulas Buku Cerita di Balik  Noda yang diadakan oleh Rinso Indonesia dengan Kumpulan Emak-emak Blogger (KEB)
 
 
 

6 comments:

  1. Komplit, plit...plit..! Semoga menang yaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. aih ada mbak Ariin...makasih mbak dah mampir...mengamini doa mbak Arin, walau gak yakin. punya mbak malah bagus banget, natural...keren deh pokoknya!

      Delete
  2. Wahhh ini sih kerenn Mana udah masuk POTRET pula review nya :D

    sip sip

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi, ada mak Hana, makasih ya dah mampir...punyamu juga kereen...masih belajar dari para senior...

      Delete
  3. wow, sistematis reviewnya, jadi enak bacanya..sukses mba

    ReplyDelete

Terimakasih sudah membaca, Jika berkenan, Silakan beri komentar....:-)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...